Hello again! Kali ini saya akan bercerita tentang kuliah yang saya ikuti ini. Saya akan menceritakan suka duka (yang kebanyakan suka) dari kuliah Pak AgusNgger ini. Nah yaudah kita mulai sajo.

  1. CONFIDENT – Setelah saya ikut kuliah pertama Pak AgusNgger, saya jadi penasaran untuk kembali menulis di blog. Benar saja, ketika menulis postingan pertama, tangan saya langsung lancar menulis menulis tiada henti. Saya bebas menulis dan mengungkapkan kreativitas yang muncul di otak saya ke dalam tulisan tanpa harus takut akan ada yang mengejek tulisan saya..
  2. CREATIVE THINKING – Di kuliah ini saya merasa terlatih untuk menyelesaikan masalah dgn out of the box. Pak Agus mencontohkannya dengan hal2 simple seperti soal jumlah pertandingan bola, titik titik yang harus dihubungkan, perkalian, membuat gambar alas kaki, dan lain lain. Bahkan hingga games dari sebuah web pun di berikan sebagai latihan di kelas. Hal ini melatih saya untuk menggali imajinasi saya dan terus berpikir. Bahkan melalui tugas arti nama saja kita bisa membuatnya dengan creative thinking.
  3. IMAGINASI, MENGKHAYAL, SEBUAH MIMPI MENJADI NYATA – Berkat Pak AgusNgger, mimpi tidak akan jadi hanya sebuah mimpi. Pak Agus ini hobi banget ngasih video-video menarik, misalnya DoCoMo. Dari contoh video2 ini kita bisa ngeliat bagaimana orang-orang inovatif bermimpi dan mencoba mewujudkan sesuatu untuk menjadi kenyataan. Dan di tugas terakhir, saya berhasil mengimajinasikan bagaimana cara produk Chocodot asal Garut bisa di go internasionalkan. Jujur, kenapa saya memilih Chocodot sebagai produk yang layak go internasional bersumber dari pengalaman saya field trip bersama mata kuliah Venture Capital Business sebulan silam, saya bertemu dengan produsen Chocodot dan mencobanya langsung serta mencoba mengolah Chocodot tersebut. Saya rasa ini Chocodot memiliki cita rasa yang unik dan menarik untuk disebar secara internasional.
  4. INOVASI – Inovasi menurut yang diajarkan Pak AgusNgger terbagi jadi beberapa, contohnya inovasi produk, inovasi servis, dan inovasi business model. Nahhh, level inovasi produk itu terletak di paling gampang/cetek dan inovasi business model itu berada di level paling tinggi. Berkat MB4048, saya juga jadi tau kenapa Apple terpilih menjadi most innovative company, Google juga, bahkan company-company lainnya. Kita jadi penasaran dan terus mengeksplor apa yang jadi kelebihan dari company company tersebut untuk sukses berinovasi.
  5. BUSINESS MODEEELLLLLLLLL – yang ini sih sobi banget pastinya. Banyak tugas yang berhubungan dengan bisnis model, lebih tepatnya kita diminta untuk menginovasikan business model. Dan ternyata, si business model ini emang jagoan lho. Ternyata nih, om Steve Jobs itu bisa banget ngedefine business modelnya si Apple sampe bisa jadi the most innovative company dan company dengan revenue yang banyak banget. Pantes aja Sony yang pendahulu music player portable bisa kalah saing sama Apple. Ternyata faktor business model yang membedakannya..
  6. ORANG-ORANG INSPIRATIF – Pak AgusNgger adalah orang yang tiada henti menularkan cara berfikir kreatifnya kepada murid2nya. Pak Agus sukses menginspirasi muridnya untuk berinovasi dengan cara yang menyenangkan. Ia juga mengajarkan bahwa berinovasi tidak perlu takut salah, bisa selalu direvisi dan revisi lagi… Seperti contohnya pada tugas tugas CI, kita bebas memperbaiki terus tugas kita hingga waktu UTS dan UAS… Menarik sekali pelajaran ini karena dikemas dalam bentuk yang santai namun berisi. Salah sekali bagi teman-teman yang menganggap mata kuliah ini adalah pembelajaran yang santai tanpa dapat apa-apa…. Selain Pak Agus ada juga Kak Bayu sang tutor dengan video segudangnya yang bikin saya terperangah atas kekreativitasannya dalam cara berfikir. Para dosen tamu pun membantu pembelajaran kita untuk membuka wawasan tentang bagaimana Creativity and Innovation berperan di kehidupan nyata. WOW menarik ya…

Last but not least, THANK YOU for Pak AgusNgger atas semua-muanyaa, telah membuka celah kekreativitas dan inovasi saya ūüėÄ Juga untuk Kak Bayu yang baik hati, untuk video-videonya hehe. Terimakasih untuk waktu-waktunya yang menarik dengan ilmu yang sangat bermanfaat! Terimakasih telah melatih otak saya untuk terus eksplorasi dan berkarya…

Terus berkarya dengan APIQ dan selalu sukses! ūüėÄ

Advertisements

Halo, ini akan menjadi posting terakhir dalam mata kuliah CI saya. Tapi bukan berarti saya akan berhenti menulis. Baiklah, untuk postingan terakhir ini saya akan membahas tentang produk lokal Indonesia yang akan saya kutak-katik business model-nya agar bisa bersaing di kancah perdagangan internasional. Produk apa yang akan saya pilih??

What is Chocodot?
Chocodot adalah oleh-oleh khas Garut yang sedang booming. Karena keunikannya, dodol dalam bentuk cokelat dan diberi aneka rasa. Seperti yang sudah banyak orang tahu bahwa Garut terkenal dengan dodolnya. Kini, hadir Chocodot yang langsung menggebrak pasar dan sangat dinikmati, telat sedikit saja, sudah kehabisan.

Chocodot dikemas dalam berbagai bentuk dan rasa. Ada yang dikemas dalam bentuk besek kecil warna-warni sehingga menarik minat pembeli dan rasanya pun beraneka ragam seperti cabe, raspberry, apel, mangga, bajigur dan lain sebagainya. Ada juga yang dikemas dalam bentuk white chocolate atau Van Java chocolate dengan rasa beras cikur, bajigur atau bandrek.

Chocodot dengan Aneka Kemasan

Harga chocodot ini berbeda-beda tergantung kemasannya

  • Chocodot besek, harganya Rp.12.000/buah, pilihan rasa : cabe, raspberry, apel, mangga, bajigur, dll
  • Chocodot white chocolate (kotak besar), harganya Rp.12.000/buah
  • Chocodot Van Java chocolate (kotak persegi panjang), harganya Rp.8.000/buah, pilihan rasa : bandrek, beras cikur, bajigur.

Menikmati cokelat dodol dengan rasa cabe, ada manisnya, ada pedasnya, unik ya. Chocodot Van Java yang beras cikur juga enak, kerasa geruntul-geruntul beras cikurnya, sedikit tips : jangan di-emut, langsung dicacah aja dalam mulut biar kerasa.

Why Chocodot?

Chocodot terbuat dari bahan dasar chocolate bar dan dodol Garut. Harus diakui hampir semua orang menyukai cokelat. Dari anak kecil sampai orang dewasa. Cokelat adalah sebuah cemilan yang memilik banyak manfaat. Ketika kita mendeskripsikan cokelat, yang terlintas memang enak. Bagaimana dengan isi? Rasa cokelat apakah yang pernah anda coba? Mungkin raisin, fruits, mint, wafer, choco chip sudah pernah anda cicip. Bagaimana dengan dodol? Terbayangkah?

Dodol adalah komoditi terbesar di Garut. Dodol telah terkenal dan digemari oleh banyak turis yang berkunjung ke Indonesia, terutama ke Garut. Menurut mereka, dodol merupakan sebuah cemilan yang sangat enak dan tidak bisa ditemukan di negaranya.

Chocodot adalah perpaduan antara kedua cemilan favorit. Perpaduan unik ini merupakan inovasi dari pengusaha kecil di kota Garut. Dodol memang terkenal dengan rasanya yang manis, maka dari itu dengan campuran cokelat terbaik anda tidak perlu khawatir lagi dengan manisnya dodol karena cokelat dark yang kaya antioksidan malah akan memberikan efek positif terhadap kesehatan jantung anda.

Innovation and Business Model of Chocodot

Saat ini penjualan dan pemasaran Chocodot hanya kecil-kecilan dan tidak memiliki tempat untuk memasarkan Chocodot sendiri. Nah berikut inovasi yang saya ajukan:

Chocodot World

Meskipun dodol sudah tak terdengar asing bagi sebagian besar orang non-Indonesia, namun pasti masih ada yang belum tahu apa dodol itu. Maka untuk memasuki market baru yang mayoritas orangnya belum tahu apa itu dodol, maka harus ada inovasi baru untuk menjual produk chocodot ini. Tidak bisa hanya asal jual di supermarket, karena konsumen tidak akan mengetahui apa beda produk chocodot ini dengan produk cokelat pada umumnya.

Chocodot World adalah tempat dimana orang dapat membeli produk Chocodot sekaligus bisa melihat proses pembuatan chocodot. Disini, para konsumen yang datang bisa ikut mencoba bagaimana membuat dodol. Dunia chocodot ini dilengkapi dengan dekorasi menarik dan juga memberi edukasi tentang apa itu dodol serta kota penghasilnya, Garut. Di dalam sini, orang-orang akan seperti sedang berjalan-jalan ke kota Garut tempat chocodot ini pertama dibuat. Tidak hanya itu, di Chocodot World anda bisa menikmati chocodot buatan anda sendiri. Menarik bukan?

Business Model

Value Preposition

“Delivering new experience of eating chocolate bar from the¬†very best Indonesian¬†ingredients.” – Chocodot

Dari statement ini, kita bisa lihat kalo si Chocodot ini punya komitmen untuk memberikan yang terbaik kepada pembelinya dengan bahan asli Indonesia. Chocodot juga membawa kekhasan Indonesia dari isi cokelat berupa dodol, bandrek, dll (yang biasanya raisin atau almond) dan membantu mempopulerkan Indonesia yang sebenarnya kaya akan produksi kakao-nya. (selanjutnya akan dijelaskan di core capabilities)

Target Customer

Siapapun berhak mengunyah Chocodot. Chocodot tersedia untuk bocah hingga kakek nenek yang menderita sakit jantung atau kolesterol. Untuk anak-anak, ada produk milk chocolate yang bisa menambah nutrisi melalui kandungan susunya. Untuk kakek nenek atau penderita penyakit ada dark chocolate dengan dodol yang no sugar yang aman untuk kesehatan. Secara keseluruhan market chocodot ini luas untuk berbagai umur, namun untuk lebih mengerucut pecinta cokelat adalah target customernya.

Core Capabilities

  1. Indonesian Fine Chocolate –¬†Pasti gatau kan kalo Indonesia itu adalah penghasil kakao terbesar ke 3 di dunia. Dan rasanya ga kalah uenaaknya sama produksi Swiss. Nah dengan ini, chocodot dapat diproduksi menerus karena akses untuk mendapatkan cokelatnya mudah dan lebih murah dibanding harus mengimport dari negara lain.
  2. Rasa Khas Indonesia –¬†Chocodot tersedia dengan rasa yang unik. Bahkan tidak umum dipadankan dengan cokelat yang diproduksi asing. Contohnya: cokelat rasa cabe, cokelat rasa bajigur, dan lainnya. Ini adalah ke-khasan milik Indonesia yang tidak tersaingi oleh produsen lain.
  3. Bahan pembuat Dodol Terbaik –¬†Pengusaha dodol sangat banyak di Indonesia, terutama di Garut. Pekerja yang dimiliki telah mencukupi untuk memproduksi chocodot. Kemudian bahan-bahannya yang asli dari Indonesia juga cukup mudah didapat sehingga tidak ada kesulitan untuk produksi chocodot.
  4. Memenuhi SNI (Standar Nasional Indonesia) –¬†Untuk dapat membawa chocodot ke kancah internasional, maka dibutuhkan standar yang dapat menembus peraturan impor makanan di negara-negara lain. Untuk lebih baik maka sebaiknya cocodot juga memenuhi standar makanan internasional seperti FDA (Food & Drug Agency).

Partner Network

  1. UKM
  2. Menteri Perdagangan Indonesia
  3. Pemerintah
  4. Kedutaan Besar di Negara tempat Ekspansi
  5. Shipping Corporation (FedEx, etc)

Tanpa adanya dukungan dari kedua aspek tersebut, maka sulit bagi Chocodot untuk maju bertarung ke luar Indonesia. UKM akan memacu terus kinerja dan inovasi dari Chocodot sehingga dapat selalu menjadi produk yang lebih baik.

Distribution Channel

Untuk distribusi barang chocodot, maka kami akan bekerja sama dengan wholesaler/supermarket besar di negara terkait. Selain itu, Chocodot World juga merupakan pusat distribusi chocodot yang tidak hanya bersifat sebagai tempat penjualan produk saja melainkan pusat edukasi serta tujuan wisata.

Customer Relationship

Untuk pembeli setia, maka akan diadakan program khusus seperti discount dan opportunity untuk dapat membuat chocodot gratis di Rumah Chocodot. Selain itu, ada sebuah komunitas bernama Teman Dodol. Apa teman dodol itu? Teman Dodol adalah komunitas dari pecinta dodol. Nah komunitas ini akan membantu kami dalam inovasi produk. Dengan adanya komunitas ini, maka dodol asli Indonesia akan semakin semarak di kancah cemilan di dunia ini.

Cost Structure

  1. Production Cost
  2. Labor Cost
  3. Shipping Cost
  4. Penetration Cost (include tax, etc)
Nah untuk mempersiapkan chocodot untuk go international, pastinya biaya akan meningkat. Terutama dari segi production cost karena pabrik harus banyak diperbaiki dan di upgrade mesin-mesinnya sehingga layak untuk memproduksi barang ekspor.

Revenue Streams

Pendapatan akan didapat melalui penjualan dari setiap bar Chocodot di dalam dan luar Indonesia. Untuk ke depannya, kami akan mengadakan franchise agar produk Chocodot semakin mudah di dapat dimanapun. Maka revenue akan bertambah dari biaya franchise.

Conclusion

Nah intinya dengan persiapan matang melalui proses produksi yang ditingkatkan mutunya dan inovasi dari penetrasi market maka dapat dipastikan chocodot akan mampu bersaing dengan produk cokelat yang pada umumnya berisikan buah atau raisin semata. Dengan berkembangnya produk ini di kemudian hari diharapkan akan membawa dampak positif terhadap Indonesia dan pemerintah Indonesia akan semakin concern kepada usaha kecil menengah seperti produsen chocodot ini. Kami akan terus berinovasi untuk kemajuan produk2 usaha kecil menengah. Suksesnya produk ini akan membuktikan bahwa produk asli Indonesia tidak kalah baik mutunya dibandingkan dengan produk import. Maka itu, cintailah produk Indonesia!


Halooo, ini adalah tugas tambahan untuk menjelaskan lebih dalam tentang post saya sebelumnya klik disini. Tugas ini terinspirasi dari sebuah akademi online di luar sana, namanya Khan Academy. Baiklah, mari kita saksikan bersama….. ACADEMYYY VANTAAZZYYY!!!